Minggu, 22 Mei 2016

Memory Champions 95-96



Era 1990-an akan selalu dikenang sebagai masa yang paling indah bagi Juventus dan seluruh Juventini di dunia. Pada masa itu, Juventus tengah berada dalam puncak kesuksesan sebagai sebuah kesebelasan. Juventus pernah merasakan tiga partai final Liga Champions secara berturut-turut: 1996, 1997, dan 1998. Meskipun demikian, Juventus hanya mempu memenangi satu trofi saja pada final 1996. Kemenangan pada final 1996 itulah yang menjadi gelar kedua Juventus di Liga Champions.


Era tersebut bukanlah masa-masa keemasan terakhir Juventus. Mereka pernah menyicip laga final Liga Champions pada 2003. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi pertandingan "Derby Italia" karena mempertemukan dengan AC Milan. Lagi-lagi, Juventus gagal.




Pada 6 Juni mendatang, Juventus akan memainkan laga final keempatnya setelah final 1996. Mereka tentu tidak ingin merasakan kegagalan sebanyak empat kali beruntun saat bertanding di final.

Musim 1995/1996 pun sejatinya menjadi era tersukses Juventus di tanah Eropa. Mereka hampir memboyong seluruh gelar bergengsi ke Turin. Selain Liga Champions, I Bianconeri juga sukses menggondol Piala Super Italia (sebelum musim dimulai), Piala Super Eropa, dan Piala Interkontinental.

Sukses itu benar-benar membahagiakan. Inilah gelar Liga Champions yang sesungguhnya yang bisa kami rayakan hingga ke hati. Sedangkan gelar pada 1984/1985 tidak pernah kami anggap sebagai kemenangan. Sekarang kami baru bisa merasakan kemenangan di tingkat Eropa itu,” kata pejabat Juventus, Roberto Bettega, seusai timnya menjuarai Liga Champions 1995/1996 di Stadion Olimpico, Roma.
Juventus meraih gelar Liga Champions untuk pertama kalinya pada 1985. Namun, tahun tersebut sekaligus menjadi kisah kelam bagi mereka. Sebab, mereka harus kehilangan 39 orang pendukungnya di laga final tersebut, yang kala itu disebut tragedi Heysel. Kala itu Michel Platini menjadi pencetak gol tunggal di pertandingan tersebut melalui titik putih.

Juventus tidak pernah merayakan gelar Liga Champions pertamanya. Justru mereka menjadikan kejadian itu sebagai hari berkabung, bukan sebagai hari yang membanggakan bagi mereka. Maka tak salahlah jika mereka begitu meledak-ledak pada perayaan gelar kedua mereka.
Tercatat Juventus sangat banyak lolos ke Final Liga Champions, tetapi sangat banyak kegagalan saat Final itu berlangsung, Juventus hanya mengkoleksi 2 Piala Champions. Maka dari itu Juventus dapat disebut Raja tanpa mahkota dikarenakan partisipasinya di Final Liga Champion.


“FORZA JUVENTUS”
 




4 komentar:

  1. SELAMAT DATANG DI WWW.TOKO4D.NET
    ** 1 USER ID UNTUK SEMUA GAME **
    SPORTBOOK | LIVECASINO | E-GAMES | TOGEL | POKER | SABUNGAYAM
    Toko4d Tersedia 8 Pasaran Terbaik...
    Discount : 2D : 29% | 3D : 59% | 4D : 66%
    www.prediksitogeltoko4dd.blogspot.com
    - Singapore
    - Sydney
    - Hongkong
    - Magnum4d
    - Kuching
    - Wales
    - Serbia
    - Petaling
    Promo Terbaru TOKO4D.NET :
    - Bonus Deposit MEMBER BARU Sportbook 100%
    - Bonus Deposit Sportbook 30% Setiap Hari
    - Bonus Deposit 10% Setiap Hari Untuk Semua Game
    - Bonus Casino Rollingan 0.8% Setiap Hari Senin
    - Bonus Cashback Sabungayam 15%
    - Bonus Cashback Sportbook 15%
    - Bonus Cashback E-Games 20%
    - Bonus Cashback Mixparlay 100%
    - Bonus Rollingan Poker & domino 0,3%
    - Bonus Referall 2% Semua Game
    - Bonus Referall 1% dari member Togel
    MIN DEPO & WD CUMA Rp.50.000,-
    BCA - MANDIRI - BRI - BNI - DANAMON
    UNTUK INFORMASI SELANJUTNYA BISA HUB KAMI DI :
    LIVECHAT TOKO4D.NET 24 JAM ONLINE
    Pin BBM : D8AEF213 | 2BAA30F5
    LINE : TOKO4D
    WECHAT : cstoko4d
    SKYPE : TOKO4D
    GMAIL : toko4d@gmail.com

    BalasHapus