Minggu, 13 Maret 2016

SEJARAH JUVENTUS


Menurut cerita, Juventus didirikan pada tahun 1897 oleh sekelompok anak laki-laki yang ingin mendirikan sebuah klub olahraga, terutama sepak bola.
Jika cerita tersebut sepeuhnya akurat, sekelompok anak laki-laki tersebut mungkin tidak pernah menduga klub yang mereka dirikan menjadi salah satu klub sepakbola paling sukses di dunia.
Bianconeri memenangkan kejuaraan liga pertama pada tahun 1905. Sayangnya, setahun kemudian terjadi perpecahan klub.
Presiden Juventus waktu itu, Alfredo Dick, merasa kecewa dan membentuk klub lain FBC Torino serta membawa beberapa pemain bersamanya.
Torino sekarang merupakan rival sekota Jeventus, tetapi tidak menikmati kesuksesan yang sama seperti Bianconeri.
Juventus memenangkan juara liga kedua pada musim 1925-1926 setelah pemilik Fiat, Edoardo Agnelli, mengambil alih dan membangun stadion baru. Lima lagi scudetti (gelar liga) kembali mereka peroleh pada tahun 1930-an.
Setelah dua dekade absen prestasi, Juventus kembali bangkit pada tahun 50-an dengan meraih empat gelar liga.
Pada musim 1957-1958, Juventus mengontrak dua striker, John Charles dan Omar Sivori, dengan Sivori menjadi pemain pertama klub yang memenangkan penghargaan European Footballer of the Year.
Salah satu manajer Juventus yang dianggap paling sukses adalah Giovanni Trapattoni yang bergabung pada tahun 1976.
Trapattoni memenangkan semua kompetisi klub UEFA bersama Juventus serta enam juara liga antara tahun 1976 hingga 1986.
Selama masa jabatannya, Juve memenangi gelar liga ke-20 dan mendapatkan Piala Eropa perdananya pada tahun 1984. Ini adalah periode manis saat dua pemain legendaris Paolo Rossi dan Michel Platini turut bergabung bersama Juventus.
Juventus masih dominan saat Marcello Lippi mengambil alih di pertengahan 1990-an. Mereka memenangi tiga gelar liga dan satu Piala Eropa.
Zinedine Zidane dan Alessandro Del Piero umumnya dianggap sebagai pemain Juventus terbesar era 90an hingga 2000an.

16 komentar: